Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 17:21:28【Resep Pembaca】610 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(5)
Artikel Terkait
- Dari PPKD Jaksel menuju ke Negeri Sakura
- Dinkes Pamekasan ambil sampel makanan selidiki kasus keracunan siswa
- Metode memasak berbasis air bantu jaga nutrisi dan kurangi peradangan
- Lokasi shelter di Jakarta yang cocok untuk adopsi & rawat hewan liar
- Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global
- Mendag: Transaksi TEI 2025 capai 22,8 miliar dolar AS
- Satgas sebut gudang cengkeh di AS kosong imbas kasus zat radioaktif
- BPOM dukung Kemenbud majukan kebudayaan lewat keanekaragaman hayati
- Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing
- Polda Sulteng bekali 26 personel pelatihan DVI dan keamanan pangan
Resep Populer
Rekomendasi

Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia

Prabowo: 36,7 juta penerima manfaat MBG dengan porsi capai 1,4 miliar

BRIN usulkan pelibatan keluarga untuk keberlanjutan intervensi pangan

KBRI Phnom Penh bantu 97 WNI yang ditangkap polisi Kamboja

Ekonomi TW

PBB catat peningkatan kecepatan pengiriman bantuan di Gaza

KPKP Jaktim gencarkan edukasi pedagang dan warga soal keamanan pangan

Menko Polkam: Negara kondusif selama setahun kepemimpinan Prabowo